Kamis, 03 Oktober 2013

Sedekah

Tausiah Ustad Yusuf Mansur

MASAK SEDEKAH TERUS JADI SUSAH..? Ape
begitu..?
Innahuu laa yukhliful mii’aad, Allah nggak
bakal ingkar janji.
Salah satu kisah menarik yang ada di hari ini,
berkaitan dengan kisah seorang ibu yang hamil.
Lama sekali beliau nggak hamil-hamil. Hingga
kemudian tertarik untuk sedekah. Alhamdulillah,
setelah sedekah, suaminya dipecat dari
pekerjaannya.
Sampai di sini, nggak ada yang mau sedekah.
Masak sedekah terus jadi susah? Sedekah kok
kemudian dipecat dari pekerjaan? Nggak lucu
dong. Tapi kisah sedekah emang nggak bisa
ditebak.
Nggak selamanya berjalan sesuai dengan apa
yang kita bayangkan. Tidak sedikit yang
mengalami dulu suka duka, lika liku. Baru
kemudian dia sampai kepada apa yang
dijanjikan Allah untuk mereka yang bersedekah.
Rupanya, sebab dipecat, karena suaminya ini
banyak di rumah. Karena banyak di rumah,
'jadi' itu anak. Istrinya hamil. Setahun
kemudian, suami-istri ini sudah menimang
bayi. Subhanallah. Bertanyalah kita, lalu
bagaimana dengan pekerjaan suaminya?
Bagaimana dengan kehidupannya? Tentu akan
berat nantinya.
Ini dia. Kita ini suka mendramatisasi keadaan.
Suka sekali berpikir buruk, jelek, sempit. Bahkan
tidak sedikit buruk sangka sama Allah, juga
sama ustadznya.
Tidak sedikit juga yang merasa kapok dengan
sedekah. Malas, karena tak kunjung ada
hasilnya. Bila tidak berhasil, maka dikatakan,
makanya jangan ngarepin balesan.
Masak sama Allah nggak boleh berharap
balasan? Sama Allah itu namanya doa. Dan ini
adalah tambahan amal saleh yang namanya
sedekah. Harusnya dikatakan kepada mereka
yang bersedekah, mbok yang sabar.
insya Allah Janji Allah pasti akan datang.
Innahuu laa yukhliful mii’aad, Allah nggak
bakal ingkar janji. Allah aja sabar nunggu kita
bertaubat, beramal. Masak kita nggak sabar
menunggu Janji Allah datang?
Ketika Allah Berkehendak sama suami ini,
dengan dibuat-Nya berhenti bekerja. Tentu
Allah Yang Maha Tahu keadaan hamba-Nya.
Suami ini bercerita, relatif nggak masalah
dengan berhentinya dia dari pekerjaan.
Dia masih bisa hidup dan menghidupi istrinya,
serta orang tua yang ikut dengan mereka. Ini
melalui wasilah pesangon dan tabungannya
selama ini.
Mereka berbaik sangka bahwa Allah sedang
'merumahkan' dia agar bisa banyak bersama
istri, dan memprogram kehamilan. Seraya
berdoa bareng, dhuha bareng, tahajud bareng.
“Beautiful,” kata mereka. Amazing! Sesuatu
yang jarang sekali mereka lakukan ketika suami
ini bekerja. Masya Allah. Suami-istri ini bisa
sahur bareng dan buka puasa bareng.
Subhanallah. Maha Suci Allah Yang Mengatur
Segalanya. Dan akhirnya, istrinya ini hamil.
Alhamdulillah.
Terus bagaimana pekerjaannya? Sang suami
dikembalikan pekerjaannya oleh Allah, di
tempat yang berbeda. Dan dia bersama istrinya,
menikmati buah dari sedekah dan
keyakinannya. Sungguh Allah Maha Benar
Perkataan-Nya.
Semoga kita bisa memetik hikmah dari kisah
tersebut, bahwa dengan sedekah, Allah akan
mengabulkan kita punya hajat, asalkan
ampunan kita diterima Allah, dan kita memang
benar-benar yakin akan janji-janji-Nya.
Aamiinn...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar