Oleh: Ustad Yusuf Mansyur
SEMAKIN BANYAK DOSA, SEMAKIN KAYA
RAYA
(bermaksiat terus, rejeki jalan terus. jangan2
itu istidraj? )
Ada yang bilang: Aku tidak mengerjakan
shalat .. rajin ke club malam .. zina ..
korupsi .. tapi aku semakin sukses .. Uangku
makin banyak … Apa yang ku mau semua bisa
ku dapat … Terbukti doa tidak memainkan
peranan .. usaha dengan kepandaian tanpa
doa juga bisa membuahkan hasil .. . Dan ini
hasil dari kepandaianku semata ….
Awasss … !! .. anda mungkin berstatus istidraj
….
Betapa sedihnya hidupku .. orang lain dapat
apa yang mereka inginkan dalam hidup
dengan senangnya … Walaupun mereka kufur
mengingat Allah .. namun rezeki mereka
banyak .. Sedangkan aku yang tak putus
putusnya berusaha dan berdoa .. masih belum
juga mendapat apa yang ku inginkan .. dan
setiap yang dicita citakan tak pernah
kesampaian …
Itulah keluh kesah hidup dari kita dalam meniti
perjalanan hidup ..
Ada yang berusaha sedikit .. tapi hasilnya
banyak .. Ada yang giat berusaha .. rajin
berdoa dan beribadah .. tapi hasilnya sedikit ..
malah kekurangan …. Apakah itu pertanda
Allah sayang pada mereka yang berhasil .. dan
tak sayang pada kita yang gagal dan
kecewa ..?
JANGAN SEKALI KALI BERFIKIRAN BEGITU …
Mengapa mereka yg sering melakukan
maksiat/Dosa .. seperti tidak shalat .. zina ..
minuman keras dan berbagai kemaksiatan
lainnya .. namun mereka mendapat kemurahan
rezeki yang tak putus putus .. senantiasa
mendapatkan keinginanya .. ?
Inilah yang di namakan ”Istidraj” ..
Istidraj adalah satu kalimat yang sering
menunjuk kepada keadaan seseorang itu yang
terus dilimpahkan rezeki dan kesenangan yang
melimpah ruah dalam kehidupannya ..
Walaupun dia bukan hamba Allah yang taat ..
malah seorang pembuat maksiat yang tiada
hentinya … Inilah yang dinamakan manusia
yang mendapat istidraj ..?
Apa istidraj itu ..?
Apabila Allah memberikan kesenangan .. harta
kekayaan .. rezeki yang melimpah ruah ..
namun manusia itu semakin menjadi jauh
dari-Nya .. dan semakin asyik terus menerus
melakukan kemaksiatan … itulah ISTIDRAJ ..
Atau istilah lainya .. “Istidrajullah al-
abda” (Allah menIstidrajkan hamba-Nya ..)
Artinya .. Setiap kali hamba-Nya (insan)
membuat/ menambah/ membaharui kesalahan
dan dosa yang baru .. maka setiap kali itu
juga Allah akan membuat/ menambah/
memperbarui nikmat-Nya pada hamba-Nya
itu .. dan Juga Allah membuat hamba-Nya itu
lupa untuk memohon ampun atas dosa yang
dilakukan terhadapnya .. dan Allah akan
mengambilnya sedikit demi sedikit ..
atau Allah mengambilnya dengan cara yang
mengejutkan ..!
Sabda Baginda Rasulullah Saw ..
“Jikaa engkau melihat Allah memberi seorang
hamba sesuatu yang dia sukai .. sedangkan
dia melakukan maksiat .. maka itu tidak lain
adalah istidraj..”
Allah Swt berfirman …
“Kemudian apabila mereka melupakan apa
yang telah diperingatkan mereka dengannya ..
Kami bukakan kepada mereka pintu-pintu
segala kemewahan dan kesenangan .. hingga
apabila mereka bergembira dan bersukaria
dengan segala nikmat yang diberikan kepada
mereka .. Kami timpakan mereka secara
mengejutkan (dengan bala bencana yang
membinasakan) .. maka mereka pun berputus
asa (dari mendapat pertolongan)”
(Al An’am 44)..
Jika anda seorang yang suka melakukan
maksiat/Dosa dan mendapat rezeki serta
kesenangan.. janganlah bertepuk dada …
Tanyalah diri anda akan kualitas anda
sebagai hamba Allah …
Jika anda senantiasa berada di atas jalan
yang lurus … namun segala doa dan keinginan
tidak di makbulkan-Nya … Janganlah mudah
berputus asa .. dan seterusnya marah kepada
Allah akan takdir yang menimpa …
Sepantasnya anda di sayangi oleh Allah ..
karena itulah anda di uji untuk dinaik kan
derajat yang mulia di sisi-Nya …
Firman Allah …
“ Apakah kamu mengira KAMI akan
membiarkan kamu berkata kami beriman ..
sedangkan kamu belum diuji ..?…”
Bersangka baiklah kepada Allah atas ujian dan
penangguhan segala keinginan yang kita
inginkan … karena sesungguhnya Allah
mengetahui apa yang terbaik untuk kita dan
insya Allah ada hikmah di baliknya …
Bisa jadi kamu membenci sesuatu sedangkan
yang demikian itu baik untukmu .. Begitu juga
bisa jadi kamu mencintai sesuatu sedangkan
yang demikian itu tidak baik untukmu .. (Al-
Baqarah ;216)
Apakah anda tenang sekarang ..?
Anda wajib untuk tidak merasa tenang jika
anda seorang yang gemar berbuat dosa
maksiat .. dan dalam waktu yang sama ..
anda bersenang- senang dan selalu melipah
rezeki ….
Karena itu .. Bermuhasabah diri itu penting
Untuk kita senantiasa mengkoreksi
bagaimanakah hubungan kita dengan Allah
Swt ….
Asatagfirullah...
Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah.
Semoga Allah mengampuni kita, dan
menghapuskan kita dari segala dosa yang
telah lalu.
Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik
sengaja atau pun tidak, berkahilah kami,
ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu
agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga
akhir hayat.
Aamiin ya Rabbal'alamin